Satpol PP Paser Razia Tempat Hiburan di bulan Ramadan
Infopaser.id

Satpol PP Paser Temukan Dua THM Masih Beroperasi Saat Ramadan

Satpol PP Paser Temukan Dua THM Masih Beroperasi Saat Ramadan

infopaser.id – Satpol PP Paser menggelar razia Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga masih beroperasi selama Ramadan. Dua lokasi ditemukan sedang beroperasi, yaitu Tepian Karaoke dan Cafe 999 yang lokasinya ada di Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot pada Selasa malam. 

Kepala Satpol PP Paser M Guntur mengatakan operasi razia ini merupakan tindak lanjut atas edaran Bupati, agar THM dan semua jenis usaha karaoke, hiburan live musik, salon/panti pijat berhenti beroperasi selama Ramadan. Guntur menegaskan agar THM ini menyetop sementara operasinya.

Baca Juga: Kemenag Paser: Kuota Haji 2023 Sebanyak 224 Orang

Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah dan Tindak Internal (PPUD) Satpol PP Paser Muhammad Padly menerangkan pada operasi ini masih ditemukan dua THM buka tidak menjalankan edaran Bupati Paser.

“Kita temukan 25 botol miras disita serta 10 pemandu lagu dimintai keterangan dan diberikan pengarahan,” kata Padly, Selasa (4/4) malam. 

Satpol PP langsung mengarahkan pemilik kafe agar tutup dan menyita miras. Satpol PP memastikan akan lebih efektif lagi dalam pengawasan dan sosialisasi agar setiap Ramadan seluruh THM tidak buka. 

Sesuai Edaran nomor: 991.1/255/SATPOL PP, 20 Maret 2022,  Pemilik Tempat THM, untuk tidak membuka kegiatan usaha karaoke dewasa, karaoke keluarga dan pemilik cafe, serta penyedia hiburan live musik.

Selanjutnya Pemilik usaha salon/panti pijat tidak memberikan pelayanan pijat urut selama bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: Ada 7 Ribu Produk UMKM Harus Disertifikasi Halal di Paser

Pemilik usaha karaoke, cafe, hotel tidak menjual minuman keras dan/atau memberikan pelayanan bagi pengunjung.

Pemilik cafe tenda dapat membuka kegiatan usahanya mulai pukul 17.00 WITA dan tutup pada pukul 23.00 WITA serta tidak diperkenankan membunyikan musik dan atau sejenisnya yang dapat mengganggu ibadah bulan suci Ramadan. 

Apabila para pihak tidak melaksanakan akan dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta sanksi administrasi berupa penutupan sementara sampai dengan permanen (pencabutan izin).

Iklan