Persiapan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 masih menjadi perhatian menjelang pelaksanaan pada November mendatang. KONI Kaltim menilai persiapan pada fase awal mengalami keterlambatan, sementara sejumlah venue pertandingan masih dalam proses penyelesaian.
Porprov VIII Kaltim dijadwalkan berlangsung pada 14–27 November 2026. Namun, sejumlah cabang olahraga akan memulai pertandingan lebih awal, termasuk sepak roda yang dijadwalkan berlangsung mulai 2 November.
Artinya waktu penyelesaian venue semakin terbatas. Plt Kepala Dispora Kaltim Rasman Rading mengingatkan seluruh venue pertandingan harus sudah dapat digunakan sejak awal November.
“Venue pertandingan harus bisa digunakan mulai awal November nanti, jangan sampai belum siap waktunya mepet,” tegasnya.
Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Olahraga Disparpora Kabupaten Paser Abdi Permana, sebanyak 54 venue telah siap digunakan. Meski demikian, masih terdapat sejumlah venue dengan progres pembangunan atau kesiapan sekitar 70 hingga 90 persen.
“Memang ada venue yang masih 70 hingga 90 persen. Tapi saya pastikan Oktober selesai,” sebutnya.
Di tengah proses penyelesaian tersebut, KONI Kaltim mendorong Coordination Delegation Meeting (CDM) segera dilaksanakan untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan. Pertemuan itu dinilai penting untuk melihat langsung kondisi venue sekaligus membahas berbagai kebutuhan menjelang pertandingan.
Wakil Ketua I KONI Kaltim Hendra RA mengatakan CDM perlu melibatkan Technical Delegate (TD), perwakilan kontingen kabupaten/kota, Dispora, Tim Wasrah, serta Keabsahan. Pertemuan tersebut juga dinilai perlu dilaksanakan langsung di Kabupaten Paser.
“Intinya PB Porprov yang harus bikin surat untuk mengundang kami. Jadi sekarang kami menunggu. Kapan PB Porprov siap, kami langsung berangkat ke Paser beserta rombongan,” ujarnya dalam Rapat Sinkronisasi Penyelenggaraan Porprov VIII Kaltim yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim secara daring, Kamis, 24 September 2026.
CDM secara langsung direncanakan berlangsung di Paser pada Oktober. Pertemuan tersebut akan menjadi kesempatan untuk mengecek kesiapan venue secara langsung sekaligus membahas lebih rinci kebutuhan penyelenggaraan sebelum Porprov dimulai.
Selain kesiapan venue, pembahasan persiapan Porprov juga mencakup pembagian tugas operasional antar bidang dalam PB Porprov serta penyesuaian skema honorarium panitia yang tahun ini mengacu pada Standar Satuan Harga (SSH).
Dengan pertandingan pertama dijadwalkan mulai 2 November, Oktober menjadi periode penting bagi Paser untuk menuntaskan venue yang belum sepenuhnya siap sebelum ribuan peserta Porprov VIII Kaltim mulai bertanding.







