Total 243 Kuota Calon Jemaah Haji Paser Tahun 2024
Infopaser.id

Total 243 Kuota Calon Jemaah Haji Paser Tahun 2024

Kementerian Agama (Kemenag) Paser,menetapkan kuota haji sebanyak 243 orang yang masuk gelombang kedua dan kloter 18.

Foto: Calon jemaah haji kabupaten Paser tahun 2024

Infopaser.id – Kuota jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Paser tahun 2024 ini telah ditetapkan Kementerian Agama (Kemenag) Paser, jumlahnya 243 orang. 

Dari jumlah tersebut, jamaah umur tertua pada tahun ini atas nama Jabi Maman Latu yang berumur 82 tahun, warga Kecamatan Tanah Grogot. Sedangkan jamaah termuda atas nama Nur Afifah Sholihah yang berumur 18 tahun, dia merupakan pengganti sang ayah yang meninggal. 

Jemaah yang berangkat tahun ini masuk gelombang kedua dan kloter 18. Mereka adalah jemaah haji yang telah mendaftar haji sejak tahun 2011. Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kemenag Paser Abdurrahman mengatakan sesuai jadwal, calon jamaah haji Paser akan masuk Embarkasi Haji di Balikpapan sekitar 7 Juni 2024.

Baca Juga: Kemenag Rilis Biaya Perjalanan Calon Jemaah Haji Paser Rp50,7 Juta

Persiapan keberangkatan jemaah di Paser telah dilaksanakan satu kali manasik haji pada 20 April. Selanjutnya jadwal kedua manasik haji tingkat kecamatan akan dibagi beberapa zona.

Zona satu berada di Kecamatan Tanah Grogot sebanyak 115 jemaah. Zona dua berada di Kecamatan Kuaro yang diperuntukkan para jemaah haji asal Kecamatan Kuaro, Long Ikis dan Long Kali sebanyak 46 jemaah.

Zona 3 di Kecamatan Paser Belengkong yang diperuntukkan para jemaah haji asal, Kecamatan Paser Belengkong, Batu Engkau dan Tanjung Harapan sebanyak 46 orang. Zona 4 berada di Kecamatan Batu Sopang yang diperuntukkan para jamaah haji asal Kecamatan Batu Sopang,  Muara Samu dan Muara Komam sebanyak 34 jemaah. 

Baca Juga: Sah! Total 245 Calon Jamaah Haji Asal Kab Paser Siap Berangkat

Diberlakukan zona  untuk memudahkan para jamaah melaksanakan kegiatan manasik di setiap zona. Jika dipusatkan di gedung pelayanan haji dan umrah terlalu jauh dan memakan waktu, anggaran, dan tenaga jemaah. 

Iklan