Infopaser.id

Ekonomi Kabupaten Paser tumbuh 10,28 persen secara tahunan pada Triwulan II 2026. Capaian tersebut disebut menjadi pertumbuhan tertinggi Paser sejak 2024 sekaligus tertinggi di Kalimantan Timur secara year-on-year (YoY).

Angka tersebut berbalik jauh dibandingkan Triwulan II 2025 yang tercatat -1,89 persen. Pertambangan masih menjadi salah satu penggerak utama. Tetapi pertumbuhan tinggi juga tercatat pada sektor akomodasi dan makan-minum, informasi dan komunikasi, serta pengadaan listrik dan gas.

Sektor pertambangan dan penggalian mencatat pertumbuhan 11,55 persen secara YoY. Peningkatan tersebut salah satunya ditopang aktivitas pertambangan batu bara.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Paser Adi Maulana menyebut realisasi produksi PT Kideco Jaya Agung tumbuh 11,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kinerja ekonomi dari lapangan usaha pertambangan dan penggalian mencatatkan pertumbuhan yang signifikan secara year on year (YoY) sebesar 11,55 persen. Capaian positif ini utamanya didorong oleh melonjaknya aktivitas pertambangan batu bara, yaitu realisasi produksi PT Kideco Jaya Agung yang tumbuh sebesar 11,03 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” katanya.

Namun pertumbuhan ekonomi Paser pada periode tersebut tidak hanya datang dari sektor pertambangan. Data Outlook Ekonomi Kabupaten Paser yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor penyediaan akomodasi dan makan-minum justru mencatat pertumbuhan paling tinggi, yakni 17,94 persen.

Pertumbuhan sektor tersebut dikaitkan dengan meningkatnya tingkat okupansi hotel dan penginapan serta aktivitas usaha makanan dan minuman. Banyaknya ajang olahraga yang berlangsung di Paser sepanjang Triwulan II 2026 juga disebut ikut mendorong aktivitas pada sektor tersebut.

Pertumbuhan dua digit turut terjadi pada sektor informasi dan komunikasi yang mencapai 15,80 persen. Sementara sektor pengadaan listrik dan gas tumbuh 14,13 persen.

Pertanian, kehutanan dan perikanan serta industri pengolahan juga tercatat sebagai lapangan usaha yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Paser. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah masih ditopang sejumlah sektor dengan karakter yang berbeda.

Kepala BPS Kabupaten Paser Bayu Agung Prasetyo juga menyebut peningkatan produksi batu bara sebagai salah satu faktor utama pertumbuhan ekonomi Paser pada Triwulan II 2026. Pada saat yang sama, sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tinggi selama dua triwulan berturut-turut pada 2026. 

Iklan