Perkenalkan Saslirais, Sopir Asal Paser Dapat Penghargaan ‘Sopir Teladan’ Kemenhub

Sopir angkutan trayek Tanah Grogot – Penajam Paser Utara (PPU) bernama Saslirais (48) seorang sopir asal paser mengikuti seleksi penghargaan sebagai sopir Abdi Yasa Teladan 2023 tingkat nasional oleh Kementerian Perhubungan.
Abdi Yasa Teladan adalah ajang tahunan yang digelar Kemenhub dalam rangka menciptakan kesadaran bagi para sopir tentang pentingnya keselamatan berkendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Paser, Inayatullah mengatakan Saslirais sebelumnya mengikuti seleksi di tingkat daerah dan provinsi. Dua orang di kirim ke provinsi dan satu orang masuk tiga besar dan mewakili Kaltim di tingkat nasional.
Dishub Paser pun telah melakukan pemberian materi selama satu hari saat seleksi di daerah bersama sopir angkutan penumpang lainnya. Pemateri seleksi juga hadir dari Polres Paser dan Jasa Raharja.
Para sopir ini wajib selalu mematuhi aturan berlalu lintas tertuang dalam UU No 22 Tahun 2009 ttg LLAJ. Para sopir harus mengutamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang.
Baca Juga:
- Anggota DPRD Usul Bahasa Paser Masuk ke Mulok Sekolah di Wilayah IKN
- Pendaftaran Ditutup! Total Ada 17 Parpol yang Daftar ke KPU Paser untuk Pileg
- Segini Jumlah Petugas KPU Paser untuk Pemilu 2024, Ada 8 Ribu Lebih Petugas Adhoc
Seleksi di tingkat provinsi Kaltim juga lebih ketat lagi. Indikatornya lebih ke individu sopir. Bagaimana pengetahuan dan kemampuannya disiplin berkendara berdasarkan aturan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ). Dia berharap perwakilan sopir Paser bisa mendapatkan penghargaan dari Kemenhub nantinya.
“Manajemen perusahaan angkutannya juga dinilai,” kata Inayatullah, Jum’at (2/6).
Seleksi tersebut merupakan apresiasi pemerintah kepada mereka yang ikut berperan dalam meningkatkan keselamatan dan pelayanan jasa angkutan umum.
Tingginya tingkat kecelakaan salah satu faktor yang paling banyak disebabkan oleh kesalahan faktor manusia. Penghargaan ini dalam rangka mengurangi angka kecelakaan. Sopir angkutan harus mempunyai kompetensi yang memadai yaitu pengetahuan yang luas karena membawa banyak nyawa orang lain.
Rencananya peringkat 1 sampai 3 di Kaltim akan diberangkatkan ke Jakarta pada September 2023 untuk mengikuti pemilihan Abdi Yasa Teladan tingkat nasional.






