Awal 2024 Masuk Musim Durian Di Paser, Kamu Sudah Beli?
Infopaser.id

Infopaser.id, Terakhir sekitar Juni sampai Agustus 2023 musim durian di Kabupaten Paser. Januari 2024 ini kembali lagi, banyak penjual durian dadakan menggunakan pick up atau pedagang kaki lima di berbagai titik kota. Buah yang baunya menyengat ini ternyata sedang berbuah lagi.

Tidak hanya di kota Tana Paser, di sepanjang jalan Kecamatan Tanah Grogot menuju Kecamatan Batu Sopang juga terdapat banyak penjual durian dadakan. Khusus di Paser, kebun atau pohon durian mayoritas berada di Batu Sopang. Tidak heran kalau di sepanjang Gunung Rambutan banyak warga yang menjual.

Baca Juga: Soto Kuin Tanah Grogot, Kuliner Banjarmasin Favorit Warga Paser

Sementara untuk durian yang dijual di kota, ada yang dari desa dan kecamatan di Paser, ada juga yang berasal dari daerah tetangga seperti Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Mayoritas para pedagang dadakan yang membawa durian dari luar ini berasal dari Kalteng, tepatnya di Kecamatan Muara Teweh Kabupaten Barito Utara. Daerah ini cukup dekat dengan Paser, dan memang jadi ladang durian.

Durian di Paser
Durian di Paser

Banyak pegawai atau pelancong dari Paser yang dari sana berurusan pekerjaan, pulangnya pasti membeli banyak durian. Jenis durian di Paser yang banyak dijual ini jenis durian kampung, dari segi rasa dan tekstur memang berbeda dengan durian Montong.

“Saya jujur lebih suka jenis durian kampung ini dari pada Montong, karena manisnya pas dan tidak bikin enek,” kata Anis, salah seorang warga Paser yang hobi makan durian.

Baca Juga: Warung Gandul, Langganan Pelancong yang Lewat Kuaro

Keseruan saat musim durian seperti ini di Paser, yaitu kita bisa mengajak sanak saudara atau teman untuk makan bareng langsung di tempat penjualnya. Selain pas momen harga buah ini murah, jika makan ditempat bisa langsung komplain atau ganti buah apabila yang dibuka tidak manis.

Varian harga untuk jenis durian kampung ini berbeda-beda, ada yan paling murah yaitu Rp 15-20  ribu rupiah per buah. Durian kampung ini hanya bisa ditemukan di saat musim berbuahnya, tidak menentu bisa setahun sekali, dua kali, atau bisa lebih dari itu. Tidak bisa selalu ada seperti jenis durian Montong yang di budidaya. Durian kampung ini adalah durian yang pohonnya tumbuh sendiri tanpa pembibitan atau proses berkebun seperti durian Montong.

Iklan