Infopaser.id

Kasus ini membuat Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Ary menjelaskan bahwa ada beberapa cara mudah untuk membedakan uang asli dan uang palsu.

Pertama, permukaan kertas uang asli terasa kasar dan lebih menonjol, terutama pada Blind Code (Kode Tuna Netra) berupa pasangan garis di sisi kanan dan kiri uang yang terasa kasar saat diraba.

Baca Juga : Heboh! Tiga Pencuri Gasak Motor Warga Paser

Uang asli juga tidak mudah sobek. Cara paling mudah untuk mengenalinya adalah dengan menerawangnya ke arah cahaya, sehingga akan muncul watermark (tanda air) dan electrotype (ornamen). Selain itu, terdapat gambar pahlawan sebagai tanda air pada semua pecahan uang kertas.

Logo Bank Indonesia pada ornamen tertentu juga akan terlihat jelas apabila diterawang ke arah cahaya. Ary meminta masyarakat untuk segera melapor ke polisi jika menemukan uang palsu dan tidak menyebarkannya kembali.

1 2

Iklan