PT Kideco Bangun 30  Rumah Layak Huni (RLH) di Paser 
Infopaser.id

infopaser.id – Program Pemerintah Provinsi Kaltim bersama Kodam Mulawarman berupa pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) yang didanai oleh perusahaan, sudah berjalan di Kabupaten Paser.

Perusahaan yang berkontribusi adalah PT Kideco Jaya Agung (Kideco), membangun 30 unit Rumah Layak Huni (RLH) dengan anggaran total Rp 3,4 miliar.

Rumah tersebut tersebar di berbagai kecamatan di Paser. Gubernur Kaltim Isran Noor yang meresmikan penyerahan unit rumah itu mengatakan, pembangunan ini dilaksanakan oleh anggota TNI di bidang Zeni yang berpengalaman urusan pembangunan dan perlengkapan. Efisiensi anggaran bisa dilakukan jika yang melaksanakan pembangunan dari TNI.

Khusus di Paser progresnya sudah ada 10 unit yang selesai, 10 unit dalam progres, dan 10 unit akan di mulai. Isran meresmikan salah satunya yang sudah selesai yaitu di Desa Batu Botuk Kecamatan Muara Samu, bersama jajaran pejabatnya, dan juga Bupati Paser Fahmi Fadli yang hadir bersama pejabatnya.

Isran mengatakan indikator daerah masih miskin adalah masih banyak warga rumahnya yang tidak layak. Ini lah salah satu mengapa program ini dibuat. Isran mengapresiasi Kideco yang bersedia membangun 30 unit dengan anggaran Rp 3,4 miliar.

“Kideco hebat, lebih besar bantuannya dari pada perusahaan tambang lain di Kaltim seperti KPC. Padahal produksi batu baranya lebih besar KPC,” kata Isran, Minggu 24 September.

Total tahun ini ditargetkan ada 508 unit RLH terbangun di Kaltim ,372 unit sudah selesai atau progres 73 persen. 224 unit sudah terealisasi diserahkan ke masyarakat. Jenis RLH berupa konstruksi kayu dan beton. Pemprov Kaltim menargetkan ada 5 ribu unit bisa terbangun oleh dana CSR swasta.

Isran berpesan ke Bupati Paser Fahmi Fadli, bahwa program ini harus dilanjutkan. Banyak pengusaha atau perusahaan besar di Paser, seperti perusahaan perkebunan kelapa sawit, kontraktor konstruksi dan lainnya.

“Jangan minta uangnya, tapi programnya yang langsung dirasakan masyarakat manfaatnya seperti ini. Sudah jelas di undang-undang bahwa 2 sampai 5 persen keuntungan bersih perusahaan untuk program CSR,” kata Isran.

Dandim 0904/Paser (PSR) Letkol Inf Ary Susetyo menyampaikan sudah 10 rumah selesai pembangunan. Sembilan rumah jenis beton ukuran 36 dan satu rumah jenis kayu ukuran 46. Semua diberikan kepada orang tidak mampu, para buruh lepas salah satu contohnya.

“Pembangunan selanjutnya untuk 6 rumah tipe beton dan 4 rumah tipe kayu Kami harap ke depan program ini bisa ditambah lagi oleh Kideco,” kata Letkol Ary.

Iklan