Infopaser.id

Infopaser.id – Kideco kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Pemerintah Kabupaten Paser menurunkan angka stunting. Hal ini diwujudkan melalui bantuan untuk Program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang dijalankan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Paser.

Genting merupakan program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) yang memberikan bantuan nutrisi, edukasi, dan dukungan non-nutrisi bagi keluarga berisiko stunting, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

Sebagai bagian dari dukungan tersebut, Kideco mengasuh 80 anak yang akan menerima makanan berat tambahan selama 90 hari. Penerima manfaat tersebar di 15 desa binaan dari tujuh kecamatan di Kabupaten Paser dan telah bekerja sama dengan DP2KBP3A Paser.

Kepala DP2KBP3A Paser, Amir Faisol, mengatakan angka stunting di Paser berdasarkan survei 2024 masih berada di angka 23,4 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Genting diharapkan menjadi solusi cepat yang fokus berkolaborasi dengan stakeholder. Pemerintah tidak mampu bekerja sendiri,” kata Amir, Rabu (3/12/2025).

Ia mengapresiasi Kideco yang telah terlibat dalam program ini. Para kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) akan menyalurkan makanan langsung ke rumah warga dan memastikan asupan tersebut benar-benar dikonsumsi bayi.

“Tolong ibu-ibu sampaikan ke masyarakat bahwa stunting masih terjadi di anak-anak kita,” kata Amir.

CSR Education, Environment, and Health Department Head Kideco, Anang Bagus Hasan Holidi, menegaskan bahwa Kideco akan terus mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting.

“Stunting adalah momok negara. Yang diserang adalah anak-anak calon generasi penerus bangsa. Stunting harus dihilangkan atau dikurangi. Ibu-ibu adalah garda terdepan,” ujarnya.

Kader TPK Desa Janju, Kurniawati, turut menyampaikan apresiasinya atas bantuan ini.

“Program ini sangat bermanfaat. Anak-anak diharapkan berat badannya naik dan orangtua lebih semangat membawa anaknya ke Posyandu,” katanya.

Iklan