Infopaser.id

infopaser.id – Beragam jenis tumbuhan di Taman Hutan Raya (Tahura) Lati Petangis Kecamatan Batu Engau yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser, akan dimanfaatkan jadi bahan print untuk batik lokal atau Ecoprint. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser Achmad Safari mengatakan tumbuhan yang memiliki unsur Tanin tinggi banyak terdapat di Tahura, seperti kayu jati dan serbuk ulin. Ada juga tanaman secang, mahoni, dan berbagai daun tumbuhan endemik Kalimantan lainnya yang tumbuh di desa sekitar Tahura. 

DLH Paser Dorong Batik Lokal
DLH Paser Dorong Batik Lokal, infopaser.id/Dok

“Kami (DLH) terus  melakukan eksplorasi terhadap jenis tumbuhan lokal yang berkategori bagus dan dapat menjadi bahan baku Ecoprint,” kata Safari, Selasa 25 Juli 2023.

Bahan dasar pembuatan batik ini bisa menggunakan bahan yang terdapat dari alam, seperti daun, batang atau sisa pengetaman kayu. Sehingga ini lah yang membuat DLH Paser ingin mengembangkan kain batik. Apalagi Paser sudah memiliki corak batik sendiri. 

Baca Juga:

Bukti keseriusan program ini kata Safari, telah dilakukan pelatihan kepada beberapa kelompok masyarakat agar mereka memiliki keterampilan baru yang bisa menjadi sumber penghasilan. 

“Sementara kami prioritas masyarakat desa di sekitar Tahura,” kata Safari. 

Selanjutnya DLH Paser akan berkoordinasi dengan dinas terkait nantinya, setelah batik tersebut berhasil di produksi oleh masyarakat agar bisa dipasarkan secara luas. Produk UMKM baru ini diharapkan bisa menjadi penopang ekonomi baru warga Paser. 

Iklan