Infopaser.id

Sebuah truk terperosok setelah bagian jalan yang dilintasinya amblas di Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser. Sumbu dan dua roda belakang kendaraan masuk ke bagian jalan yang rusak hingga membuat posisi truk miring dan menghambat arus lalu lintas.

Insiden tersebut sekaligus menyoroti kondisi ruas Batu Aji–Kuaro. Kerusakan ternyata tidak hanya ditemukan di lokasi truk terperosok, tetapi sedikitnya 21 titik longsoran di sepanjang ruas tersebut telah dilaporkan untuk mendapat penanganan.

Truk Mitsubishi tersebut diketahui melaju dari arah Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menuju Kuaro, Kabupaten Paser. Saat melintasi salah satu ruas jalan di Muara Komam, bagian belakang kendaraan masuk ke permukaan jalan yang mengalami kerusakan.

Kerusakan di lokasi truk terperosok diduga berkaitan dengan bangunan pelintas yang berada di bawah badan jalan. Salah satu dugaan awal mengarah pada pipa Aramco yang mengalami korosi.

Namun penyebab pasti jalan tersebut amblas belum ditetapkan. Pemeriksaan lapangan masih akan dilakukan untuk memastikan penyebab kerusakan sekaligus menentukan langkah penanganannya.

Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Ruas Batu Aji–Kuaro BBPJN Kaltim, Muhammad Idris Djafar, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

“Baik pak, kemarin sudah diinformasikan Kadis PUTR Paser dan Kasatlantas Grogot. Rencana hari ini kami akan menginventarisir apa penyebabnya dan langsung penanganan segera,” kata Idris kepada Paser Pos, Selasa (6/10).

Menurut Idris, informasi awal menunjukkan terdapat pipa Aramco yang mengalami korosi di bawah badan jalan pada lokasi yang amblas.

Kondisi serupa disebut ditemukan pada sejumlah titik kerusakan lainnya di ruas Batu Aji–Kuaro. Beberapa bagian jalan yang amblas berada di atas bangunan pelintas seperti pipa Aramco maupun gorong-gorong.

“Yang amblas rata-rata ada bangunan pelintas di bawahnya seperti Aramco dan gorong-gorong,” katanya.

Persoalan di ruas tersebut tidak hanya berada di titik truk terperosok. Sedikitnya 21 titik longsoran telah dilaporkan kepada pihak balai untuk mendapatkan dukungan anggaran penanganan.

“Ada 21 titik longsoran yang sudah kami sampaikan ke balai untuk diberikan anggaran dan kami minta untuk dibuat skala prioritas,” ujar Idris.

Pemeriksaan lapangan selanjutnya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab kerusakan pada masing-masing titik sekaligus menentukan prioritas penanganannya.

Sementara menunggu penanganan, pengendara yang melintasi ruas dari arah Tanjung menuju Kuaro maupun sebaliknya diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, dan berhati-hati saat melewati bagian jalan yang mengalami kerusakan.

Iklan