Infopaser.id – Para warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanah Grogot mendapat kesempatan mengikuti pelatihan pembuatan kue sebagai bekal keterampilan ketika kembali ke masyarakat. Pelatihan berlangsung selama lima hari dengan pendampingan instruktur profesional di bidang tata boga.
Kepala Rutan Tanah Grogot, Yusuf Mukharom, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan program kerja sama dengan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Paser. Total durasi pelatihan mencapai 40 jam dan diikuti warga binaan perempuan yang memiliki minat di bidang kuliner. Yusuf mengapresiasi dukungan Pemkab Paser yang dinilainya sangat tepat sasaran.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut, termasuk pelatihan tambahan seperti pemasaran digital agar peserta mampu memasarkan produk mereka secara mandiri. Yusuf menegaskan bahwa program pembinaan tidak hanya menyasar warga binaan perempuan.
Ke depan, warga binaan laki-laki juga akan mendapatkan pelatihan barista, komputer, hingga mengemudi sebagai persiapan sebelum bebas.
“Harapannya, setelah mereka selesai menjalani masa pembinaan, mereka sudah punya keterampilan dan tidak lagi bingung mencari pekerjaan,” ujarnya pada Senin, 24 November 2025.
Kepala UPTD BLK Paser, Decy Mutia Suhartini, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat keterampilan warga binaan agar siap bersaing setelah bebas.
Ia mengimbau peserta untuk terus belajar karena dunia kuliner berkembang sangat cepat. Decy juga menyebut BLK Paser berencana mengembangkan pelatihan lanjutan, termasuk pelatihan pemasaran pada tahun mendatang.







