Tak Perlu Jauh-Jauh ke Balikpapan! Layanan Imigrasi Kini Hadir di Paser, Urus Dokumen Jadi Lebih Dekat

Masyarakat Kabupaten Paser kini memiliki akses layanan keimigrasian melalui Beranda Imigrasi yang resmi diluncurkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Paser, Tanah Grogot, Rabu (28/10/2026).
Kehadiran layanan dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan tersebut memungkinkan warga mengurus dokumen keimigrasian di Paser tanpa harus selalu menempuh perjalanan ke Balikpapan.
Meski demikian, layanan Beranda Imigrasi di Paser saat ini baru dilaksanakan satu kali dalam sebulan. Frekuensi tersebut lebih sedikit dibandingkan rencana awal dua kali sebulan akibat keterbatasan anggaran di tengah kebijakan efisiensi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, menjelaskan bahwa keberadaan layanan keimigrasian di MPP dapat membantu masyarakat yang selama ini harus melakukan perjalanan ke Balikpapan untuk mengurus dokumen.
“Dengan adanya pelayanan keimigrasian di MPP ini, tentu sangat membantu masyarakat Kabupaten Paser. Pelayanan menjadi lebih dekat dibandingkan sebelumnya, sehingga masyarakat diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan,” ujar Katsul.
Terkait jadwal pelayanan, Katsul menyebut bahwa rencana awal operasional Beranda Imigrasi sebanyak dua kali dalam sebulan belum dapat dilaksanakan sepenuhnya karena adanya penyesuaian anggaran.
“Kondisi efisiensi membuat pelayanan yang awalnya direncanakan dua kali dalam satu bulan, saat ini baru bisa dilaksanakan satu kali dalam sebulan. Tentu ke depan, harapan dari pihak imigrasi maupun pemerintah daerah, pelayanan ini bisa beraktivitas setiap hari,” kata Katsul.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan, Muhammad Ivan Septian Islamsyah Ikmal, menyampaikan bahwa peningkatan frekuensi pelayanan menjadi salah satu rencana pengembangan Beranda Imigrasi di Kabupaten Paser.
Menurutnya, layanan keimigrasian di Paser ditargetkan dapat beroperasi setiap hari apabila kebutuhan fasilitas dan dukungan yang diperlukan telah terpenuhi.
“Harapan kami, apabila semua kebutuhan sudah terpenuhi, pelayanan bisa dilakukan setiap hari. Itu yang sedang kami rencanakan ke depannya,” ujar Ivan.
Selain peningkatan frekuensi pelayanan, pengembangan fasilitas keimigrasian di Kabupaten Paser juga menjadi salah satu rencana yang sedang dibahas. Ivan menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Paser terkait kemungkinan menghadirkan kantor atau fasilitas pelayanan yang lebih memadai.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Paser dan mendapatkan dukungan yang baik. Harapannya, ke depan ada rencana untuk menghadirkan kantor atau layanan yang lebih baik dan lebih memadai di Paser,” ujarnya.






