Infopaser.id – Kabupaten Paser bersiap melaksanakan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai bagian dari tindak lanjut program nasional. Aksi serentak ini direncanakan berlangsung pada Rabu (18/2) dengan menyasar berbagai titik yang dinilai membutuhkan perhatian kebersihan dan penataan lingkungan.
Gerakan ini difokuskan pada area-area strategis seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), pasar, rumah ibadah, bantaran sungai, hingga kawasan yang dikategorikan kumuh. Langkah tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tertata, terutama menjelang bulan Ramadan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Paser, Adi Maulana, menyampaikan bahwa secara substansi, upaya menjaga kebersihan lingkungan sebenarnya telah berjalan melalui program pengelolaan sampah berbasis zero waste. Namun, dalam Gerakan Indonesia ASRI, pelaksanaannya menekankan keterlibatan lintas unsur, termasuk aparatur sipil negara, TNI, dan Polri.
“Secara kontekstual mungkin tidak persis sama, karena Gerakan Indonesia ASRI ini memerlukan keterlibatan total dari ASN, TNI, dan Polri. Namun esensinya serupa, yakni fokus pada titik-titik seperti TPST, pasar, rumah ibadah, sungai, hingga wilayah kumuh,” kata Adi Maulana, Minggu (15/2/2026).
Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Paser, Andry Wardana, menambahkan bahwa pelaksanaan gerakan ini akan dilakukan secara masif sebelum Ramadan.
“Kami akan segera menerbitkan surat edaran sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden. Kemungkinan besar Gerakan Indonesia ASRI akan kita laksanakan pada hari Rabu,” kata Andry.
Melalui gerakan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Selain penanganan sampah dan penataan kawasan, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga fasilitas umum agar tetap nyaman dan layak digunakan.







