Infopaser.id

Infopaser.id – Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat menyebabkan penundaan sejumlah proyek daerah. Salah satunya adalah rencana revitalisasi lanjutan Taman Siring Kandilo di Tanah Grogot yang kini dipastikan tertunda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser, Asnawi, menyampaikan bahwa tahun ini tidak ada pekerjaan fisik yang dilakukan di area Taman Siring Kandilo. 

Asnawi juga menegaskan, anggaran yang tersedia hanya mencukupi untuk tahap perencanaan sementara pekerjaan fisik belum bisa direalisasikan.

“Anggaran pemerintah daerah tahun ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang lebih prioritas seperti jalan, jembatan, dan fasilitas pendukungnya. Jadi fokus pembangunan sementara dialihkan ke infrastruktur utama,” ujar Asnawi, Selasa (1/6/2025).

Sejak diresmikan awal 2023, Taman Siring Kandilo telah mengalami sejumlah peningkatan. Wajah taman kebanggaan masyarakat Paser kini tampil lebih modern dan bersih sehingga masyarakat kembali antusias mengunjungi lokasi tersebut. Penataan pedagang juga sudah dilakukan agar aktivitas berjualan lebih tertib dan tidak mengganggu kenyamanan pengunjung.

Secara keseluruhan revitalisasi Taman Siring Kandilo terbagi dalam empat segmen utama. Hingga pertengahan 2025 revitalisasi dua segmen telah rampung, yaitu segmen pertama dan segmen ketiga. Segmen pertama difokuskan pada penataan ulang vegetasi, penambahan area duduk, serta perbaikan jalur pedestrian untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Sementara itu segmen ketiga meliputi pembangunan pedestrian tambahan, pemasangan lampu lalu lintas, pembaruan ikon taman, serta penataan area parkir roda dua dengan daya tampung hingga 80 unit. Seluruh fasilitas pada segmen ketiga telah difungsikan dan kini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dua segmen revitalisasi Taman Siring Kandilo lainnya, yakni segmen kedua dan keempat belum menunjukkan progres pembangunan. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran yang dialihkan untuk mendukung proyek infrastruktur prioritas. Rencananya revitalisasi segmen kedua akan difokuskan pada perbaikan lantai siring di seberang Masjid Agung Nurul Falah, sementara segmen keempat dirancang sebagai area parkir roda empat berkapasitas 60 unit.  

Iklan