Infopaser.id

Semarak Piala Dunia 2026 tidak hanya terasa di layar televisi. Sejumlah desa di Kabupaten Paser menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan, menghadirkan antusiasme warga dari anak-anak, pemuda, hingga lansia. Semakin dekat ke partai final, jumlah penonton di berbagai titik desa pun terus meningkat.

Salah satu desa yang menggelar nobar adalah Desa Tapis di Kecamatan Tanah Grogot. Kepala Desa Tapis, Dody Ismanu, menyampaikan bahwa agenda ini digelar tidak sekadar untuk hiburan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus menjaga keamanan malam hari. 

“Kami menyediakan minuman kopi dan teh gratis untuk warga,” ujar Dody, Rabu (15/7/2026).

Warga terlihat bersemangat, terutama saat gol tercipta atau momen penting pertandingan. Beberapa anak berebut menebak siapa yang akan mencetak gol berikutnya, sementara para lansia tampak ikut bersorak, menambah semarak suasana. Aktivitas ini juga menjadi ajang bertemu tetangga dan mempererat kebersamaan di desa.

Berdasarkan data panitia lokal, rata-rata setiap desa mengumpulkan puluhan hingga ratusan penonton. Minat warga meningkat signifikan dibandingkan Piala Dunia sebelumnya, mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat Paser terhadap sepak bola internasional. 

Selain Desa Tapis, terdapat Desa Senaken dan Sempulang di Kecamatan Tanah Grogot rutin menggelar nobar sejak babak penyisihan. Desa Senaken bahkan dikenal sebagai desa paling rutin menggelar nobar sepak bola, mulai dari Piala Dunia, Piala Eropa, hingga pertandingan timnas Indonesia. 

Menjelang partai final Piala Dunia 2026 pada Senin, 20 Juli dini hari, sejumlah desa di Kecamatan Tanah Grogot telah menyiapkan layar, sound system, dan pos keamanan tambahan. Beberapa kafe besar di Kelurahan Tanah Grogot juga berencana menggelar nobar. Camat Tanah Grogot, Abdul Rasyid, mengapresiasi inisiatif ini.

“Keakraban warga makin terjalin melalui silaturahmi, dan keamanan desa pun bisa tetap terpantau,” ujar Rasyid.

Prediksi menunjukkan jumlah desa yang menggelar nobar akan bertambah, sehingga antisipasi keramaian dan strategi keamanan menjadi fokus agar acara tetap aman dan nyaman bagi semua warga. Keikutsertaan seluruh elemen masyarakat menciptakan pengalaman menonton yang hangat dan seru, sekaligus menjaga tradisi gotong royong dan kebersamaan di desa. 

Iklan