Lembaga Pertahanan Adat Paser (LPAP) Kalimantan Timur mendorong adanya langkah konkret untuk menjaga keberlangsungan bahasa Paser di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Ketua Umum LPAP Kaltim, Noviandra, menilai bahasa Paser membutuhkan penguatan regulasi agar upaya pelestariannya memiliki dasar hukum yang jelas. Salah satu langkah yang didorong adalah percepatan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pelestarian bahasa daerah serta penyusunan kamus digital bahasa Paser.
Menurut Noviandra, keberadaan regulasi penting untuk memastikan pelestarian bahasa Paser tidak hanya bergantung pada gerakan masyarakat adat, tetapi juga mendapat dukungan melalui kebijakan pemerintah daerah.
“Kalau sudah ada Perda, kita punya pegangan legalitas yang jelas. Termasuk untuk urusan honorarium guru penutur bahasa Paser yang selama ini mengabdi,” kata Noviandra.
Selain penguatan regulasi, LPAP juga menggagas pembuatan kamus digital bahasa Paser sebagai upaya menyesuaikan pelestarian bahasa daerah dengan perkembangan teknologi.
Ia menilai penggunaan platform digital dapat menjadi salah satu cara untuk mendekatkan bahasa Paser kepada generasi muda. Terutama melalui smartphone yang saat ini menjadi perangkat yang paling dekat dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.
“Kita ingin membuat kamus digital bahasa Paser. Sekarang dunia sudah digital, semua orang bisa akses lewat aplikasi. Ini langkah krusial agar generasi muda bisa belajar dengan mudah,” jelasnya.
Ia menilai keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga membawa dinamika baru bagi wilayah sekitar, termasuk meningkatnya interaksi masyarakat dari berbagai daerah. Kondisi tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas lokal, termasuk bahasa Paser.
Di sisi lain, LPAP menyoroti masih adanya tantangan dalam penerapan bahasa Paser di lingkungan pendidikan formal. Meskipun bahasa Paser telah masuk dalam kurikulum muatan lokal (mulok) di sejumlah sekolah, implementasinya dinilai belum optimal karena keterbatasan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan bahasa Paser.







