Infopaser.id

Kabupaten Paser mewacanakan pendirian kampus Akademi Pariwisata (Akpar) sebagai upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal di sektor pariwisata. Rencana ini diarahkan untuk mendukung pengelolaan potensi wisata daerah yang semakin berkembang. 

Wacana tersebut mencuat setelah adanya kunjungan dari perwakilan Paser ke Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung pekan lalu. Selain membahas kemungkinan pendirian kampus, kerja sama juga diarahkan pada peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan.

“Ini investasi jangka panjang. Kami ingin mencetak sumber daya manusia (SDM) lokal yang unggul di bidang pariwisata,” kata Bupati Paser dr Fahmi Fadli, Senin (20/4).

Selain rencana pendirian kampus, kuota Beasiswa Utusan Daerah (BUD) 2026 juga direncanakan akan ditambah. Penambahan ini difokuskan pada program studi pengelolaan perhotelan dan usaha rekreasi.

Penguatan SDM ini dinilai penting seiring upaya daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata. Apalagi Paser juga tengah bersiap menjadi tuan rumah Porprov VIII Kaltim, yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas dan kunjungan ke daerah.

Sejumlah langkah pengembangan juga mulai disiapkan, di antaranya peningkatan standar layanan di sektor akomodasi dan katering. Selain itu terdapat rencana pengembangan kawasan Sultan Hill untuk olahraga paralayang, serta penyusunan program wisata berbasis edukasi di wilayah penghasil buah.

Upaya lain yang turut disiapkan meliputi penyusunan buku kuliner khas Paser dan pengembangan produk olahan kepiting sebagai salah satu unggulan daerah.

Hingga saat ini, Poltekpar NHI Bandung telah mendidik sekitar 30 putra-putri asal Paser melalui program BUD. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendukung pengembangan SDM pariwisata di daerah.  

Iklan