Infopaser.id

Tren kunjungan ke Museum Sadurengas di Paser Belengkong dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan. Kondisi ini mendorong adanya langkah untuk menghidupkan kembali aktivitas di kawasan tersebut.

Salah satu upaya yang disiapkan adalah dengan memusatkan berbagai kegiatan kebudayaan dan pendidikan di museum sepanjang tahun ini. Pendekatan ini diharapkan mampu menarik kembali minat masyarakat untuk berkunjung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser, M Yunus Syam, menyampaikan bahwa penurunan kunjungan diduga terjadi akibat dampak penutupan sementara museum saat proses rehabilitasi bangunan. Saat ini, museum sendiri telah kembali dibuka sejak libur Lebaran.

Untuk meningkatkan daya tarik, sejumlah program telah disiapkan. Di antaranya penyelenggaraan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten yang akan digelar di kawasan museum.

Selain itu, akan diadakan lomba Cerdas Cermat Museum yang difokuskan untuk meningkatkan pemahaman sejarah di kalangan pelajar.

“Kita juga sedang menyusun jadwal kunjungan rutin bagi pelajar di seluruh Kabupaten Paser sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran sejarah dan budaya lokal,” kata Yunus, Sabtu (4/4/2026).

Melalui program ini, pelajar diharapkan tidak hanya mempelajari sejarah secara teori, tetapi juga dapat melihat langsung bukti sejarah yang ada di daerahnya.

Dengan integrasi antara kegiatan pendidikan dan kebudayaan, Museum Sadurengas diharapkan dapat kembali menjadi salah satu pusat wisata edukasi yang aktif dan diminati di Kabupaten Paser.

Iklan