Infopaser.id

Kontingen atletik Kabupaten Paser berhasil meraih juara umum dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Atletik Junior dan Senior Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 yang berlangsung di Kompleks GOR Kadrie Oening, Samarinda, pada 25–27 Oktober 2026.

Dari 22 atlet yang diturunkan, Paser berhasil mengoleksi 37 medali, terdiri atas 16 emas, 19 perak, dan 2 perunggu. Perolehan tersebut menempatkan Paser di posisi teratas klasemen medali berdasarkan jumlah emas, mengungguli delapan daerah peserta lainnya.

Berdasarkan hasil akhir kejuaraan, Kutai Timur berada di posisi kedua dengan 7 emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Sementara itu, Samarinda menempati posisi ketiga dengan 6 emas, 6 perak, dan 5 perunggu, disusul Kutai Kartanegara yang meraih 6 emas, 5 perak, dan 11 perunggu.

Ketua Pengurus Cabang Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Paser, Lamaluddin, menyampaikan bahwa capaian tersebut diraih meskipun Paser belum menurunkan seluruh kekuatan atletnya. Menurutnya, masih ada sekitar 20 atlet lainnya yang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII 2026.

“Artinya, 16 emas karena kemarin kita masih menyimpan 20 atlet kita yang yang dipersiapkan untuk di Porprov karena hanya separuhnya kemarin yang kita berangkatkan, jadi belum kekuatan penuh. Nanti kekuatan penuhnya di Porprov ini,” ujar Lamaluddin pada Rabu (28/10/2026).

Hasil Kejurprov tersebut menjadi salah satu acuan bagi PASI Paser dalam mempersiapkan atlet menuju Porprov Kaltim VIII 2026. Pada ajang tersebut, Paser berencana menurunkan sebanyak 47 atlet dengan target meraih 16 medali emas.

Target tersebut dipasang di tengah persaingan cabang olahraga atletik yang disebut akan memperebutkan total 46 medali emas. Sejumlah nomor pertandingan yang dinilai berpotensi menyumbangkan medali bagi Paser antara lain sprint dan lompat jauh.

“InsyaAllah kami berusaha semaksimal mungkin bisa juara umum dari cabang atletik ini untuk Paser tahun 2026 ini,” ujar Lamaluddin.

Meski berhasil meraih juara umum Kejurprov, persiapan atletik Paser menuju Porprov masih menghadapi persoalan pendanaan. Lamaluddin menyebut persiapan atlet saat ini telah mencapai sekitar 75 persen, tetapi masih membutuhkan dukungan biaya pemusatan latihan atau training center (TC). Ia berharap dana tersebut dapat segera dicairkan untuk mendukung kebutuhan latihan, termasuk pembelian perlengkapan pribadi para atlet.

“Persiapan sudah kurang lebih 75 persen lah. Tapi tergantung daripada pemerintah daerah, agar secepatnya bisa memberikan uang TC-nya. Supaya nanti anak-anak bisa termotivasi gitu. Itu harapan daripada atlet-atlet ini. Karena kemarin terus terang di Kejurprov itu itu biaya mandiri. Artinya dari adik-adik kami kami sumbangan,” kata Lamaluddin. 

Iklan