Atlet dari Lima Negara Siap Terbang di Langit Paser pada Kejuaraan Paralayang Internasional

Paser siap menjadi tuan rumah kejuaraan paralayang dalam ajang International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) Series 1 yang dijadwalkan berlangsung pada 4–7 Juni 2026 di Sultan Hill, Desa Lempesu, Kecamatan Paser Belengkong.
Puluhan atlet paralayang dari berbagai daerah di Indonesia akan meramaikan kejuaraan ini. Kehadiran peserta dari Malaysia, Thailand, Singapura, Belanda, dan Ukraina turut menambah nuansa internasional dalam ajang tersebut.
Ajang ini menjadi kejuaraan paralayang internasional pertama yang digelar di Kabupaten Paser. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkenalkan Paser sebagai salah satu destinasi sport tourism di Kalimantan Timur.
Kepala Cabang Paralayang Pengkab Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Paser, Alfansuri Hidayat, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan sejak awal tahun untuk memastikan Sultan Hill memenuhi standar pelaksanaan kejuaraan.
“Pembenahan sudah kita lakukan sesuai hasil pertemuan dengan Sekjen FASI Pusat. Seperti di take off sudah dirapikan rumput-rumputnya, juga di landing sudah kita lebih perluas lagi,” kata Alfan, Selasa (02/6/2026).
Area pendaratan atau landing kini diperluas hingga sekitar 1,5 hektare. Sementara sejumlah penyesuaian juga dilakukan pada area lepas landas (take off) agar lebih aman dan memenuhi standar kompetisi.
Menurut Alfan, kehadiran IPAC tidak hanya menghadirkan pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata daerah kepada peserta dan pengunjung dari luar daerah maupun luar negeri.
“Venue paralayang sendiri itu bukan hanya menjadi tempat orang bertanding, tapi juga menjadi tempat wisata. Jadi kita menyelenggarakan pertandingan, sembari memperkenalkan wisata kita,” ujarnya.
Selain menjadi ajang promosi wisata, kejuaraan ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Terutama bagi pelaku usaha lokal yang beroperasi di kawasan Sultan Hill dan sekitarnya.






