Infopaser.id

Infopaser.id – Upaya peningkatan literasi di Kabupaten Paser menunjukkan hasil nyata. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Paser menegaskan bahwa seluruh SD dan SMP di Kabupaten Paser kini telah memiliki perpustakaan digital. 

Kepala Disdikbud Paser, M. Yunus Syam, menyampaikan hal itu saat mendampingi kunjungan pengawasan pelayanan dari pemerintah pusat. Menurutnya, perpustakaan digital menjadi langkah penting untuk mendorong minat baca siswa melalui akses bahan bacaan yang lebih luas.

“Perpustakaan digital sudah mencapai 100 persen. Sedangkan perpustakaan fisik di SD dan SMP juga sudah di atas 90 persen,” ujar Yunus, Selasa (9/12/2025).

Akses perpustakaan digital dilakukan melalui aplikasi dan platform baca yang telah disediakan Disdikbud. Siswa dapat masuk menggunakan akun sekolah masing-masing, baik melalui ponsel, komputer perpustakaan, maupun QR Code katalog digital yang tersedia di sekolah.

Saat ini Disdikbud Paser membawahi 176 SD dan 63 SMP. Dengan penerapan perpustakaan digital di seluruh sekolah, siswa tidak lagi bergantung pada koleksi fisik semata dan dapat mengakses berbagai sumber pengetahuan secara lebih fleksibel.

Pencapaian tersebut juga menunjukkan komitmen Paser dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan ekosistem pendidikan yang lebih modern. Dampaknya terlihat dari meningkatnya tingkat kegemaran membaca (TGM) masyarakat Paser dalam beberapa tahun terakhir.

Data Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Paser menunjukkan TGM pada 2021 masih di bawah 50 persen. Angkanya melonjak menjadi 67 persen pada 2023, dan pada 2024 Paser berhasil menempati posisi ketiga pada Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kaltim. 

Sebagai informasi, TGM diukur oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melalui tiga indikator: akses bacaan, kebiasaan membaca, dan budaya membaca di masyarakat. Sementara IPLM (Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat) menilai empat aspek, yakni ketersediaan sumber belajar, akses layanan, pemanfaatan perpustakaan, dan dampaknya terhadap kemampuan literasi. 

Iklan