Infopaser.id

Infopaser.id – Mobilitas masyarakat Paser dan Kalimantan Selatan (Kalsel) akan semakin lancar. Jalan tembus baru yang menghubungkan Desa Kerang Dayo, Kecamatan Batu Engau dengan Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan (Kalsel) menjadi angin segar bagi masyarakat kedua wilayah. 

Pembangunan jalan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat karena mampu memangkas jarak dan waktu tempuh secara signifikan tanpa harus memutar jauh seperti sebelumnya.

Selama ini warga Kecamatan Batu Engau yang mau ke Kecamatan Halong harus menempuh sepanjang 185 kilometer dengan total perjalanan selama 4 jam 58 menit memutar lewat Kecamatan Tanah Grogot. 

Jarak jalan tembusan baru yang akan dibangun dari Kerang Dayo sampai Halong hanya sekitar 67 kilometer. Dengan kondisi jalan ini diperkirakan perjalanan antar kedua wilayah tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam. 

Kepala Desa Kerang Dayo, Abdul Duis, menjelaskan bahwa jalan ini awalnya dibangun sebagai jalur hauling untuk angkutan batu bara oleh perusahaan. Namun ke depannya akan difungsikan ganda, yakni untuk kendaraan umum dan angkutan tambang. Jalur ini direncanakan memiliki dua lajur terpisah dan kini masih berupa agregat dengan lebar sekitar 10 meter.

“Lebar jalannya 10 meter. Saat ini masih berupa agregat,” katanya pada Senin, 19 Mei 2025. 

Ia juga menyebutkan, keberadaan jalan baru ini akan memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi warga Desa Kerang Dayo. Sekitar 100 warga mendapatkan kompensasi atas lahannya yang digunakan untuk pelebaran jalan. 

Meski nilai kompensasinya tidak terlalu besar, namun pembangunan ini membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi desa.


Abdul menegaskan bahwa jalan ini sangat dinantikan oleh warga karena akan memperkuat konektivitas antar provinsi. Selain itu banyak warga Kerang Dayo yang berasal dari Kalimantan Selatan, sehingga jalur ini akan sangat membantu mereka saat hendak pulang kampung tanpa harus memutar jauh melalui Tanah Grogot.

“Apalagi mayoritas warga Kerang Dayo adalah warga Kalsel, ini memudahkan mereka pulang kampung nantinya,” pungkasnya. 

Iklan