Infopaser.id – Di tengah perubahan pola belanja masyarakat dan pesatnya pertumbuhan platform daring, Kandilo Plaza kini berada di persimpangan. Penurunan kunjungan dalam beberapa tahun terakhir menjadi sinyal bahwa pusat perniagaan ini perlu beradaptasi agar tetap relevan sebagai ruang ekonomi lokal di Kabupaten Paser.
Persaingan dengan belanja online menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi performa Kandilo Plaza. Selain itu, keterbatasan variasi produk, penataan etalase yang belum modern, serta minimnya aktivitas pendukung dinilai turut membuat daya tarik pusat perbelanjaan ini menurun.
Meski demikian, Kandilo Plaza masih memiliki peran penting bagi masyarakat Paser. Bagi warga lokal, pusat perbelanjaan ini tetap menjadi pilihan rasional untuk memenuhi kebutuhan sandang dan barang tersier, terutama karena faktor jarak dan efisiensi biaya. Berbelanja ke luar daerah seperti Balikpapan membutuhkan ongkos transportasi yang tidak sedikit, sehingga Kandilo Plaza masih relevan sebagai alternatif terdekat.
Dalam konteks tersebut, rencana revitalisasi Kandilo Plaza diarahkan bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, tetapi juga pembaruan konsep pengelolaan dan aktivitas ekonomi di dalamnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Paser, Adi Maulana, menyampaikan bahwa revitalisasi menjadi bagian dari upaya membangun iklim investasi sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.
“Kami melihat ada potensi besar dalam pengembangan Kandilo Plaza. Revitalisasi fasilitas pusat perniagaan ini diharapkan mampu mengundang investor untuk bermitra dan berinvestasi di Kabupaten Paser,” kata Adi Maulana, Senin (26/1/2026).
Upaya pembenahan juga diarahkan pada peningkatan daya saing pedagang lokal. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Paser menilai edukasi pedagang terkait strategi pemasaran, penataan produk, serta penguatan kegiatan promosi menjadi kunci untuk menghidupkan kembali suasana plaza.
Selain sebagai pusat transaksi, Kandilo Plaza dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang interaksi publik. Penyelenggaraan kegiatan tematik, promosi UMKM, hingga event kreatif dinilai dapat menjadi daya tarik tambahan untuk meningkatkan kunjungan masyarakat.
Melalui kombinasi pembenahan fasilitas, peningkatan kualitas pengelolaan, serta dukungan kebijakan, Kandilo Plaza diharapkan mampu bertransformasi dan kembali berfungsi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi lokal. Di tengah gempuran belanja online, revitalisasi menjadi langkah penting agar ruang ekonomi konvensional ini tidak tertinggal oleh perubahan zaman







