Kabupaten Paser meraih peringkat Terbaik 3 tingkat kabupaten untuk kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan.
Penghargaan tersebut diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Platinum Hotel and Convention Hall, Balikpapan, Kamis (3/9/2026) malam.
Penilaian kategori ini mencakup sejumlah aspek pengelolaan lingkungan, mulai dari efektivitas pengelolaan sampah, peningkatan kualitas lingkungan hidup, hingga dampak program yang dijalankan bagi masyarakat.
Inovasi daerah serta kolaborasi dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang terpadu dan lingkungan yang berkelanjutan turut menjadi bagian dalam penilaian.
Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Katsul Wijaya mengatakan Paser menempati posisi ketiga dalam penilaian pengelolaan persampahan dan lingkungan asri tersebut.
“Alhamdulillah, pada batch kedua penilaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Paser mendapatkan penghargaan terkait penilaian pengelolaan persampahan dan lingkungan asri,” kata Katsul, Senin (7/9/2026).
Paser berada di urutan ketiga dan tentu ini menjadi motivasi serta semangat bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Paser untuk terus mengelola sampah dengan baik serta menjaga keasrian lingkungan.
Katsul juga berharap kegiatan pengelolaan sampah dan upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan secara konsisten dengan melibatkan masyarakat secara lebih luas.
Di luar pencapaian tersebut, Paser sejak 2026 telah memiliki Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Janju dan Desa Songka, Kecamatan Batu Sopang.
Fasilitas tersebut diarahkan untuk mengolah sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif. Melalui skema ini, sampah yang telah melalui proses pengolahan dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi untuk kebutuhan industri.
Untuk pemanfaatan RDF, Kabupaten Paser bekerja sama dengan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Sampah yang telah diproses di TPST Songka akan dikirim untuk dimanfaatkan sebagai energi alternatif dalam industri semen.
Dengan keberadaan fasilitas tersebut, pengelolaan sampah di Paser tidak hanya diarahkan pada penanganan dan pengurangan timbunan sampah, tetapi juga mulai mencakup pemanfaatannya kembali menjadi sumber energi alternatif.







