Infopaser.id – Aktivitas balap liar yang kerap muncul saat dini hari selama bulan Ramadhan menjadi perhatian di Paser. Untuk mencegah potensi gangguan ketertiban serta risiko kecelakaan di jalan raya, pengawasan lalu lintas di sejumlah titik rawan kini diperketat.
Sejumlah lokasi yang selama ini sering dijadikan arena balap liar telah dipetakan, di antaranya Jalan Kusuma Bangsa Kilometer 5 Tanah Grogot, Jalan Jenderal Sudirman, kawasan belakang RSUD Panglima Sebaya, area Stadion Sadurengas, serta Desa Padang Pengrapat.
Kasat Lantas Polres Paser, AKP Weny Wahyuningsih, menjelaskan bahwa pengawasan biasanya dimulai sejak dini hari setelah waktu sahur. Pada waktu tersebut aktivitas remaja di jalan cenderung meningkat sehingga rawan dimanfaatkan untuk aksi balap liar.
“Setelah sahur, anggota sudah mulai berjaga di titik-titik tersebut. Petugas proaktif melakukan pengawasan agar aksi balap liar bisa dicegah sejak dini,” ujar Weny, Kamis (5/3/2026).
Selain waktu subuh, pengawasan juga dilakukan pada beberapa jam rawan lainnya, seperti setelah Shalat Tarawih maupun saat pelaksanaan Shalat Jumat. Patroli rutin di ruas-ruas jalan utama dilakukan untuk memastikan kondisi lalu lintas tetap tertib serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dalam penanganannya, pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan pembinaan. Hal ini karena sebagian besar pelaku balap liar diketahui masih berstatus pelajar.
“Sanksinya, kami panggil orang tua mereka untuk memberikan nasihat dan pembinaan kepada anaknya. Kami berharap pendekatan humanis ini memberikan efek jera dan mendorong peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak,” jelas Weny.
Pengawasan terhadap aksi balap liar ini diharapkan dapat menekan potensi kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Selain itu, langkah ini juga bertujuan menjaga situasi tetap kondusif selama bulan Ramadhan, ketika aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari meningkat.







