Infopaser.id

infopaser.id – Revitalisasi Tugu Burung Tiong di Kilometer 5 Jalan Kusuma Bangsa, Kabupaten Paser, menuai sorotan publik. Sejumlah warga menyampaikan kritik di media sosial karena menilai hasil pengerjaan tugu maskot daerah tersebut belum mencerminkan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 38 Tahun 2022.

Tugu Burung Tiong sendiri merupakan simbol kedamaian masyarakat Paser. Dalam peraturan tersebut, burung digambarkan mengepakkan sayap dan berdiri di atas tonggak kayu setinggi delapan meter. Namun, setelah dilakukan revitalisasi dengan anggaran sekitar Rp100 juta melalui APBD Perubahan 2025, masyarakat menilai perubahan yang terlihat baru sebatas arah hadap dan penataan letak, tanpa penyesuaian bentuk sesuai ketentuan.

Kritik juga muncul karena revitalisasi tersebut dinilai belum mencerminkan pembaruan yang signifikan, meskipun telah menggunakan anggaran daerah. Hal ini memicu perbincangan di kalangan warga yang menginginkan ikon daerah ditampilkan secara utuh sesuai regulasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Paser, Kurniawan, menjelaskan bahwa kondisi tugu saat ini belum merupakan hasil akhir. Ia menyebut keterbatasan waktu dalam APBD Perubahan membuat pengerjaan baru dapat difokuskan pada rehabilitasi awal dan perubahan tata letak.

“Waktu yang terbatas di APBD-P membuat kami baru bisa merehabilitasi bentuk awal dan mengubah tata letaknya saja,” kata Kurniawan, Senin (12/1/2026).

Ia menambahkan bahwa pengerjaan tugu masih berlangsung dan akan terus disesuaikan dengan masukan masyarakat. Menurutnya, perbaikan dilakukan secara bertahap mengikuti ketersediaan anggaran dan waktu pelaksanaan.

“Kami tidak mengabaikan aturan, tapi pengerjaan dilakukan bertahap sesuai ketersediaan waktu dan anggaran,” kata Kurniawan.

Untuk tahun 2026, Kurniawan menyampaikan bahwa prioritas anggaran pemerintah daerah akan difokuskan pada pembangunan venue olahraga dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur. Sementara itu, perbaikan lanjutan Tugu Burung Tiong, khususnya pada aspek fisik, direncanakan akan kembali diusulkan pada tahun mendatang.

“Sementara perbaikan yang bisa dilaksanakan pada tahun ini hanya warnanya, untuk fisik akan diusulkan mendatang,” ujarnya.

Iklan