Infopaser.id – Kabupaten Paser kian memperkuat posisinya sebagai salah satu tujuan wisata di Kalimantan Timur. Daerah ini menawarkan beragam destinasi alam yang tidak hanya menawan, tetapi juga memberikan ruang bagi wisatawan untuk beristirahat dan menikmati suasana pedesaan.
Salah satu destinasi unggulan adalah Rimba Taka, objek wisata alam yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Rantau Buta, Kecamatan Batu Sopang. Ketua Pokdarwis Rimba Taka, Bambang Sugiyanto, menjelaskan bahwa daya tarik utama lokasi ini terletak pada perpaduan keindahan alam, ragam kuliner khas, serta kearifan lokal masyarakat.
Berjarak sekitar 10 kilometer dari jalan poros provinsi atau sekitar 1 jam dari ibu kota Tanah Grogot, perjalanan menuju desa ini menghadirkan pemandangan hutan lindung yang luas, perbukitan hijau, serta sungai-sungai alami yang masih terjaga keasriannya.
“Rimba Taka juga punya agenda tahunan andalan berupa Festival Panen Durian. Setiap musim durian tiba, wisatawan lokal hingga mancanegara datang untuk menikmati durian segar langsung dari kebun warga,” kata Sugiyanto, Minggu (14/9/2025).
Festival Panen Durian dikemas dengan kegiatan berkemah bersama, menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan yang sulit dilupakan. Selain itu, wisatawan dapat menyaksikan langsung kerajinan rotan khas desa serta mencicipi kuliner tradisional seperti ikan sungai bakar dan tempoyak yang menambah kekayaan pengalaman wisata di Rimba Taka.
“Jadi bukan hanya wisata alam, tapi juga pengalaman budaya, kuliner, dan kebersamaan. Festival Panen Durian akan dijadikan agenda tahunan,” kata Sugiyanto.
Atas berbagai keistimewaannya, Rimba Taka baru-baru ini meraih penghargaan dari Dinas Pariwisata Kalimantan Timur. Dalam ajang Anugerah Jambore Desa/Kampung Wisata Kaltim 2025, desa ini ditetapkan sebagai Desa Rintisan Kaltim 2025.
Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Paser, Khairuddin, menyambut gembira penghargaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan buah kerja keras masyarakat Desa Rantau Buta yang terus berupaya memperkenalkan potensi wilayahnya. Dedikasi tersebut, lanjutnya, kini berbuah manis dengan meningkatnya kunjungan wisatawan ke Rimba Taka.
Sebagai informasi, bagi kamu yang ingin merasakan pengalaman lebih dekat dengan warga lokal, tersedia paket homestay agar pengunjung dapat menyatu dengan kehidupan masyarakat. Selain itu demi memudahkan perjalanan wisatawan menuju lokasi, Pemerintah Desa Rantau Buta bersama Pokdarwis saat ini tengah membangun jembatan beton sepanjang 80 meter serta memperpanjang akses jalan semenisasi dari 3 km menjadi 4,2 km sehingga akses menuju Rimba Taka menjadi lebih lancar dan nyaman.







