Perpustakaan di Paser kini tak lagi hanya menawarkan rak buku dan ruang membaca. Perpustakaan Daerah Ratu Aji Putri Petong di Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Grogot, disiapkan dengan ruang khusus anak, sarana bermain, akses internet hingga fasilitas bioskop.
Gedung tersebut mulai difungsikan pada awal Oktober 2026 setelah proses pemindahan perlengkapan dilakukan sejak Agustus. Namun, belum seluruh fasilitas dapat digunakan karena proses penataan masih berlangsung.
Kepala Bidang Layanan dan Pelestarian Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DKP) Paser, Hanafi Surendra mengatakan, sebagian besar sarana dan prasarana telah dipindahkan ke gedung baru. Hanya sejumlah perlengkapan yang masih perlu dipindahkan dan ditata.
“Semua sarana prasarana sudah hampir lengkap. Hanya ada sedikit kelengkapan yang perlu dipindahkan,” kata Hanafi, Kamis, 1 Oktober 2026.
Jika proses akhir pemindahan berjalan sesuai rencana, perpustakaan tersebut ditargetkan mulai efektif digunakan pada Kamis pekan berikutnya.
Selain ruang baca untuk masyarakat umum, gedung baru tersebut memiliki ruang baca khusus anak. Ruangan ini dilengkapi sejumlah sarana bermain untuk memberikan ruang yang lebih ramah bagi anak dalam mengenal buku dan aktivitas membaca sejak usia dini.
Fasilitas lain yang cukup berbeda berada di lantai dua. Perpustakaan Ratu Aji Putri Petong dilengkapi bioskop yang nantinya menjadi bagian dari fasilitas di dalam gedung. Namun, fasilitas bioskop tersebut belum dapat digunakan. Sejumlah sarana dan prasarana pendukung masih dalam tahap penyelesaian.
“Untuk bioskop masih dalam tahap penyelesaian kelengkapan sarana dan prasarana,” ujar Hanafi.
Selain penyelesaian fasilitas fisik, akses internet di dalam perpustakaan juga masih dalam proses penguatan. Penambahan jaringan diperlukan agar koneksi internet dapat menjangkau setiap ruangan di gedung tersebut.
“Kami sudah membahas untuk penambahan jaringannya kepada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (DKISP),” tuturnya.
Dengan fasilitas yang lebih beragam, Perpustakaan Ratu Aji Putri Petong nantinya tidak hanya menyediakan ruang untuk membaca dan mencari bahan bacaan. Gedung tersebut juga disiapkan sebagai ruang yang dapat dimanfaatkan masyarakat dari berbagai kelompok usia untuk kegiatan literasi.







